PENANAMAN POHON “GREEN HOSPITAL”

DSC_0204Green Hospital adalah konsep rumah sakit yang didesain sedemikian rupa dengan memberdayakan potensi alam sebagai sumber daya utama sehingga bisa lebih menghemat pengeluaran energi. Ada beberapa kriteria bagaimana sebuah rumah sakit bisa dinamakan sebagai rumah sakit yang ramah lingkungan, salah satunya adalah Alam terbuka berupa taman hijau merupakan indikator bahwa sebuah bangunan mendukung program gerakan ramah lingkungan.

RSPG mengadakan kegiatan penanaman pohon yang dilakukan pada tanggal 13 Januari 2017 di area RSPG yang dipimpin langsung oleh direktur utama RSPG dr.Wuwuh Utami Ningtyas,MKes.

Tahukah anda Manfaat Menanam Pohon?

Penanaman pohon dapat mengurangi dampak pemanasan global dengan kemampuan pohon dalam menyerap emisi karbon yang merupakan penyebab terjadinya pemanasan global

1. Manfaat estetis (keindahan), pohon memiliki beberapa bentuk tajuk yang khas, sehingga menciptakan keindahan tersendiri.

Baca selengkapnya

FacebookTwitterGoogle+Share

info

SOSIALISASI SISRUTE

dsc_0261RSPG mengadakan Sosialisasi SISRUTE (Sistem Rujukan Terintegrasi) di Lemah Luhur RSPG pada tanggal 20 Desember 2016 mengundang 26 Instansi Rumah Sakit maupun Puskesmas daerah Bogor. SISRUTE merupakan aplikasi berbasis internet untuk menghubungkan pasien rujukan dari tingkat layanan lebih rendah ke tingkat layanan lebih tinggi atau sederajat (horizontal maupun vertikal), Sistem ini digunakan dalam rangka peningkatan mutu pelayanan pasien rujukan di Rumah Sakit. Acara dibuka oleh Direktur Keuangan dan Administrasi Umum RSPG dan dilanjutkan oleh pemateri tentang Sistem rujukan oleh Kepala Bidang Medik RSPG dan Uji coba SISRUTE oleh Tim IT RSPG dan ditutup oleh acara tanya jawab dan diskusi. Seluruh peserta sosialiasasi SISRUTE sangat antusias dengan adanya sistem rujukan digital ini. Hasil dari sosialisasi peserta Undangan bersedia untuk menerapkan Sistem Rujukan Terintegrasi (SISRUTE) ini, namun terkendala dari perangkat pendukung sistem yang ada di masing – masing instansi dan akan dilakukan koordinasi lebih lanjut dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, terkait sosialisasi lebih luas untuk penggunaan SISRUTE ini.

oleh : intan Mutia

RESOLUSI 2017

res

Kemeriahan Acara HUT RSPG Ke-88

dsc_0074Waktu terus berlalu dan kini 88 tahun RSPG melayani masyarakat di bidang kesehatan dengan terus meningkatkan kualitas pelayanan di segala bidang.
Puncak acara Ulang Tahun RSPG yang ke – 88 tanggal 25 Desember 2016, dimeriahkan dengan banyak acara dan diikuti seluruh pegawai RSPG. Dengan dress code merah menambah antusias pegawai RSPG mengikuti acara demi acara. Dimulai di jumat pagi dengan lomba senam asma dan lomba tumpeng, lalu dilanjutkan pada siang harinya dengan syukuran doa bersama dan potong tumpeng sebagai simbolik dan persembahan dari keluarga pegawai RSPG.

Baca selengkapnya

Pengumuman RSPG :

Pengumuman Penerimaan Pegawai Kontrak (NON PNS) tahun 2016

silahkan buka link berikut ini : http://www.rspg-cisarua.co.id/informasi-dan-pengumuman/

HARI AIDS SEDUNIA

th1 Desember diperingati sebagai Hari AIDS Sedunia, sebuah hari yang dicanangkan untuk mempromosikan kewaspadaan dan perhatian terhadap penyakit HIV dan AIDS sekaligus menggalakkan pendidikan serta penelitian untuk menanggulangi penyakit mematikan tersebut.

World Health Organization (WHO) menganggap peringatan ini juga jadi cara paling efektif untuk mengakhiri wabah AIDS. Tak hanya itu, peringatan Hari AIDS Sedunai ini pun merupakan bukti solidaritas internasional. Baik bagi para pengidap, maupun mereka yang meninggal karena berjuang melawan HIV. Diselenggarakan oleh WHO, peringatan ini jadi salah satu kampanye kesehatan publik bersifat global pertama di dunia. Tahun ini, peringatan rutin yang ada sejak tahun 1988 tersebut mengusung tema “Getting to zero; end Aids by 2030”. Sedangkan tema federalnya, “the time to act is now”. Keduanya tentu mengandung unsur pembebasan wabah AIDS secara global dalam kurun waktu yang sudah ditargetkan. Terkait hari AIDS Sedunia

Tugas kita sebagai masyarakat sudah barang tentu berperan serta aktif dalam pencegahan penyebaran HIV/AIDS melalui bidang kerja kita masing masing. Jauhi diskriminasi terhadap pengidap HIV karena hal tersebut akan menyulitkan upaya pencegahan penularan penyakit ini.