Hari Kebangkitan Nasional 2015

107 tahun berlalu, langkah-langkah kebangkitan bangsa Indonesia terus maju, hidup, dan berkembang, seiring dengan perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Seiring dengan tema penyelenggaraan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini, yaitu

kebangkitan nasional“MELALUI HARI KEBANGKITAN NASIONAL KITA BANGKITKAN SEMANGAT KERJA KERAS MEWUJUDKAN INDONESIA MAJU DANSEJAHTERA”

 diharapkan agar pemaknaan Kebangkitan Nasional lebihdifokuskan pada perwujudan Kerja Nyata, dan bukan lagi pengembangan wacana.

Tuntutan perkembangan untuk terus maju menjadi pemicu pentingnya merealisasikan kebangkitan dengan kerjanya nyata tersebut.Namun perlu kita sadari bahwa tantangan yang kita hadapi kedepan juga nyata, yaitu potensi disharmoni sebagai ancaman yang sangat heterogen. Kemajemukan adalah sebuah potensi, potensi kekuatan bila dikelola dengan baik, dan potensi perpecahan bila tidak dipelihara.Kata kunci dalam konteks ini adalah keteguhan hati dalam menjaga nilai nilai budaya yang telah terbukti mencegah kita dari perpecahan dan menguatkan kita dalam ikatan Negara Kesatuan RI.

tema : http://salamsatudata.web.id/

FacebookTwitterGoogle+Share

Strategi Nasional dalam Pelayanan TB

download (5)Jusuf Kalla meluncurkan Strategi Nasional dan Launching Stop TB, Ketok Pintu oleh Kader TB dalam rangkaian peringatan Hari TB Sedunia tahun 2015, di Istana Wapres, Jakarta (24/3). Pada kesempatan tersebut, Wapres mengapresiasi atas gagasan untuk memperluas cakupan pelayanan TB dan akses masyarakat pada pelayanan TB dengan kegiatan Stop TB, Ketuk Pintu oleh Kader.Penggerakan Kader TB di Indonesia dalam kegiatan Stop TB, Ketuk Pintu oleh Kader dilakukan selama bulan April 2015. Kegiatan ini melibatkan kader Aisyiyah, Nahdlatul Ulama, Kader Kesehatan dll di selurh wilayah Indonesia.

Tema global HTBS 2015 adalah Reach the three million, treatment and cure for all, (Bebas TB, Indonesia Hebat dan Sehat). Tema ini mengingatkan untuk membebaskan Indonesia dari TB dengan menemukan dan mengobati seluruh penderita TB di Tanah Air kita. Hadir pada acara Peringatan HTBS 2015 ini diantaranya Ketua Forum Stop TB Indonesia, dan perwakilan Organisasi Profesi dan Lembaga Swadaya Masyarakat. Dalam laporannya, Menkes Nila F. Moeloek menyatakan bahwa pengendalian TB di Indonesia telah mencapai banyak kemajuan. Hal ini ditandai dengan meningkatnya cakupan pelayanan TB dan meningkatnya angka kesembuhan TB. Dengan demikian, sasaran-sasaran pengendalian TB di Indonesia terkait dengan Millennium Development Goals telah tercapai atau on track, ujar Menkes. Untuk itu Menkes berharap dukungan semua pihak untuk menyukseskan pengendalian TB meningkat di masa mendatang guna mewujudkan Indonesia Bebas TB tahun 2050.

Talk Show & Senam Sehat dalam memperingati TB – Day

IMG_8890Memperingati Hari Tuberkulosis se dunia (TB-Day), RSPG Cisarua talk show dan senam sehat dengan tema “Bebas TB, Indonesia Sehat dan Hebat!” Acara dilaksanakan di Lapangan Tegar Beriman Cibinong -Bogor.

Acara dibuka oleh Dr.Zubaedah Sp.P,MARS selaku Direktur Utama RSPG Cisarua, yang juga menyampaikan tentang pentingnya menjaga kesehatan agar terhindar dari penyakit Tuberkulosis dan segala penyakit lainnya dan pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Baca selengkapnya

RSPG Lulus Akreditasi Tingkat PARIPURNA

indexiCisarua, selasa tanggal 24 Maret 2015

Rumah Sakit Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo (RSPG) Cisarua Bogor melaksanakan syukuran atas perolehan kelulusan akreditasi KARS versi 2012 dengan predikat PARIPURNA. Tingkat tertinggi dalam kelulusan Akreditasi. Prestasi ini dikukuhkan pada tanggal 11 Maret 2015 oleh Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS).

Acara syukuran ini dilaksanakan bersama seluruh pegawai dan Dewan Pengawas serta mitra kerja yang diundang di Aula Wijaya kusuma RSPG Cisarua Bogor.

Baca selengkapnya

KECELAKAAN DI JALUR CISARUA – PUNCAK

Direksi dan Segenap Karyawan RSPG Cisarua Bogor turut berduka cita atas kecelakaan yang terjadi Jalan Raya Puncak Kilometer 81, yang mengakibatkan 2 orang meninggal di tempat, 7 orang dilarikan ke RSPG untuk diberi pertolongan medis, setelah mendapat pertolongan medis di RSPG 3 orang dapat dipulangkan karena luka ringan, 1 orang dirawat di RSPG, 1 orang dirujuk ke PMI Bogor dan 2 orang dirujuk ke RS. Mitra Keluarga Cibubur dikarenakan patah tulang. Diharapkan kepada seluruh pengendara agar lebih berhati – hati saat berkendara.

RSPG MENERBITKAN BUKU BIOGRAFI DR.GOENAWAN PARTOWIDIGDO

buku profil RSPG dr.Gunawan- IntanRSPG menerbitkan 2 buah buku, yang pertama adalah buku biografi yang berjudul “Catatan Tentang seorang Dokter Pejuang” adalah judul dari tulisan yang mengisahkan tentang Dr.M.Goenawan Partowidigdo yang merupakan tokoh pelopor, perintis penelitian dan pengembangan pengobatan penyakit paru dan kanker di Indonesia dan namanya diabadikan di Rumah Sakit Dr.M.Goenawan Partowidigdo yang berlokasi di Puncak Cisarua. dan yang kedua berjudul “Perjalanan Panjang Menyehatkan Paru Indonesia” yang merupakan dokumentasi kegiatan pelayanan kesehatan oleh RSPG Cisarua, disusun sebagai sajian informasi mengenai komitmen RSPG untuk melayani masyarakat dalam bidang kesehatan. RSPG akan senantiasa meningkatkan layanan dan fasilitas pelayanan kesehatan sesuai dengan moto RSPG “Kepuasaan Anda adalah Kebahagiaan Kami”

Baca selengkapnya

SEMINAR PENGOBATAN KANKER DENGAN SINGKONG SPP

Seminar singkong rspgRSPG Cisarua mengadakan Seminar Ilmiah dengan tema “Pengobatan Kanker dengan Singkong SPP,Mungkinkah…???” di IPB Convention Centre pada tanggal 20 Desember 2014. Dengan Narasumber : dr.Boedi Sadjarwa,AM.Sp.P, Prof.Dr.Edy Meyanto,Apt,Msi, dr.AgusTriyono , Prof.Dr.dr.Agus Purwadianto,SH,Msi,Sp.F(K), Prof Tjandra Yoga Aditama Sp.P(K) dan moderator dr.Priyadi Widjanarko,Sp.P. Seminar ini mempunyai tujuan untuk mengetahui dan memahami komposisi atau zat aktif dan efikasi yang terdapat di dalam Singkongg SPP (Sao Pedro Petro) serta kemungkinan dalam pengobatan kanker.

Perkembangan kasus kanker di Indonesia makin meningkat dari tahun ke tahun dan upaya untuk pengobatan kanker terus menerus dilakukan melalui berbagai penelitian di fasilitas pelayanan kesehatan. Penelitian pengobatan kanker baik dengan obat konvensional maupun obat tradisional atau komplementer masih terus dikembangkan mengingat saat ini belum ada pengobatan yang benar – benar memberikan hasil yang optimal.

Baca selengkapnya