Puaskah anda dengan pelayanan di RSPG ?

PUASKAH ANDA DENGAN PELAYANAN RSPG ?

SANGAT PUAS
PUAS
CUKUP PUAS
TIDAK PUAS
SANGAT TIDAK PUAS

TERIMA KASIH ATAS PARTISIPASI ANDA

PERSIAPKAN DIRI MENGHADAPI MERS CoV

IMG-20150610-WA001Di Korea Selatan ada 13 kasus baru yang terkena wabah penyakit Middle East Respiratory Syndrome-Corona Virus (MERS-CoV). Sebelumnya korban tewas akibat virus yang berasal dari Arab Saudi ini menjadi sembilan jiwa. Dua korban tewas terkontraksi MERS di Samsung Medical Center, Seoul, yang menangani pasien MERS terbanyak. Tiga pasien lain terkontraksi MERS dirawat di tiga rumah sakit berbeda, di Daejeon dan Seoul.

Dilansir dari Digital Journal, Rabu (10/6/2015), Kementerian Kesehatan Korea Selatan (Korsel) menyatakan bahwa dengan bertambahnya 13 kasus baru maka total pasien yang menderita MERS bertambah menjadi 108 orang, sejak kasus dilaporkan pertama kali pada 20 Mei 2015.

Di Indonesia memang belum ada laporan korban MERS, tetapi tetap harus waspada. Terutama pada jamaah haji atau umrah yang kembali dari Arab. MERS-CoV merupakan penyakit baru yang muncul dan berpotensi menjadi epidemik global. MERS-CoV disebabkan oleh infeksi virus Corona, salah satu jenis virus yang masih berkerabat dengan virus penyebab SARS.

MERS disebabkan oleh sejenis koronavirus dan dapat menyebabkan demam, gangguan pernapasan, pneumonia, dan gagal ginjal.MERS memiliki tingkat kematian sebesar 27%, menurut Organisasi Kesehatan Dunia.

Share

ETIKA BATUK

Etika batuk - Intan

Share

PANDUAN MASUK

panduan-masuk

Share

Hari Kebangkitan Nasional 2015

107 tahun berlalu, langkah-langkah kebangkitan bangsa Indonesia terus maju, hidup, dan berkembang, seiring dengan perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Seiring dengan tema penyelenggaraan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini, yaitu

kebangkitan nasional“MELALUI HARI KEBANGKITAN NASIONAL KITA BANGKITKAN SEMANGAT KERJA KERAS MEWUJUDKAN INDONESIA MAJU DANSEJAHTERA”

 diharapkan agar pemaknaan Kebangkitan Nasional lebihdifokuskan pada perwujudan Kerja Nyata, dan bukan lagi pengembangan wacana.

Tuntutan perkembangan untuk terus maju menjadi pemicu pentingnya merealisasikan kebangkitan dengan kerjanya nyata tersebut.Namun perlu kita sadari bahwa tantangan yang kita hadapi kedepan juga nyata, yaitu potensi disharmoni sebagai ancaman yang sangat heterogen. Kemajemukan adalah sebuah potensi, potensi kekuatan bila dikelola dengan baik, dan potensi perpecahan bila tidak dipelihara.Kata kunci dalam konteks ini adalah keteguhan hati dalam menjaga nilai nilai budaya yang telah terbukti mencegah kita dari perpecahan dan menguatkan kita dalam ikatan Negara Kesatuan RI.

tema : http://salamsatudata.web.id/

Share

Derita Tuberculosis, Pengobatan Harus Menyeluruh & Tuntas

imagesHampir sembilan juta orang di seluruh dunia terinfeksi penyakit tuberculosis. Penyebaran menjadi sangat mudah karena kuman TBC menyebar melalui udara dari penderita aktif. Pencegahan dapat dilakukan dengan mengenali apa saja gejala yang terjadi pada penderita TBC.
Tuberkulosis atau TBC dapat menyerang siapa saja. Rata-rata, satu dari sepuluh orang terinfeksi oleh TBC. Sistem kekebalan tubuh menjadi andalan utama jika Anda tidak ingin terserang penyakit ini. Jika kekebalan tubuh Anda lemah, maka kuman yang menyebar dapat berkembang dengan cepat dalam tubuh Anda, demikian yang dilansir Healthmeup.http://www.rspg-cisarua.co.id/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gifGejala tuberculosis dapat berupa batuk kronis selama 2 hingga 3 minggu, demam periodik, kehilangan nafsu makan, nyeri pada dada, penurunan badan secara signifikan, berkeringat di malam hari, dahak disertai darah, lemah dan merasa lelah. Gejala TBC ini terkadang mirip dengan penyakit lain, dalam beberapa kasus gejala bahkan tidak terdeteksi. Baca selengkapnya

Share

Strategi Nasional dalam Pelayanan TB

download (5)Jusuf Kalla meluncurkan Strategi Nasional dan Launching Stop TB, Ketok Pintu oleh Kader TB dalam rangkaian peringatan Hari TB Sedunia tahun 2015, di Istana Wapres, Jakarta (24/3). Pada kesempatan tersebut, Wapres mengapresiasi atas gagasan untuk memperluas cakupan pelayanan TB dan akses masyarakat pada pelayanan TB dengan kegiatan Stop TB, Ketuk Pintu oleh Kader.Penggerakan Kader TB di Indonesia dalam kegiatan Stop TB, Ketuk Pintu oleh Kader dilakukan selama bulan April 2015. Kegiatan ini melibatkan kader Aisyiyah, Nahdlatul Ulama, Kader Kesehatan dll di selurh wilayah Indonesia.

Tema global HTBS 2015 adalah Reach the three million, treatment and cure for all, (Bebas TB, Indonesia Hebat dan Sehat). Tema ini mengingatkan untuk membebaskan Indonesia dari TB dengan menemukan dan mengobati seluruh penderita TB di Tanah Air kita. Hadir pada acara Peringatan HTBS 2015 ini diantaranya Ketua Forum Stop TB Indonesia, dan perwakilan Organisasi Profesi dan Lembaga Swadaya Masyarakat. Dalam laporannya, Menkes Nila F. Moeloek menyatakan bahwa pengendalian TB di Indonesia telah mencapai banyak kemajuan. Hal ini ditandai dengan meningkatnya cakupan pelayanan TB dan meningkatnya angka kesembuhan TB. Dengan demikian, sasaran-sasaran pengendalian TB di Indonesia terkait dengan Millennium Development Goals telah tercapai atau on track, ujar Menkes. Untuk itu Menkes berharap dukungan semua pihak untuk menyukseskan pengendalian TB meningkat di masa mendatang guna mewujudkan Indonesia Bebas TB tahun 2050.

Share

Talk Show & Senam Sehat dalam memperingati TB – Day

IMG_8890Memperingati Hari Tuberkulosis se dunia (TB-Day), RSPG Cisarua talk show dan senam sehat dengan tema “Bebas TB, Indonesia Sehat dan Hebat!” Acara dilaksanakan di Lapangan Tegar Beriman Cibinong -Bogor.

Acara dibuka oleh Dr.Zubaedah Sp.P,MARS selaku Direktur Utama RSPG Cisarua, yang juga menyampaikan tentang pentingnya menjaga kesehatan agar terhindar dari penyakit Tuberkulosis dan segala penyakit lainnya dan pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Baca selengkapnya

Share